Menu

Panen Raya Ayam Kampung Super (Herbal)

artikelPanen raya ayam kampung super pada hari Minggu tanggal 8 September 2013 yang dipelihara oleh kami mahasiswa semester VII Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang Jurusan Penyuluhan Peternakan merupakan usaha mandiri yang pertama kalinya pemeliharaan ayam kampung super dengan menggunakan ramuan herbal atau dengan kata lain non residu kimia dalam karkasnya, sehingga merupakan solusi menanggulangi daging ayam yang berbahaya bagi kesehatan manusia adanya residu kimia dalam karkas yang dikonsumsi. Pemeliharaan ayam yang menghasilkan karkas menggandung residu kimia tersebut dikarenakan dalam pemeliharaannya tidak lepas dari obat–obatan dari kimia, vitamin penggemukan yang berasal dari hormon yang juga berbahaya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.

Ayam Kampung Super ini adalah nama yang berasal dari Ayam Kampung Sudah Persilangan (SUPER), yaitu merupakan hasil persilangan ayam pejantan Jawa dengan ayam ras petelur(Logman) yang memiliki kualitas genetik produksi telur tinggi. Dan hasilnya ayam kampung super ini telah mengalami pemuliabiakan yang menghasilkan performan pertumbuhannya lebih baik dari pada ayam jawa yaitu pemeliharaan ayam kampung super sampai umur 8 minggu menghasilkan berat 800 gram–900 gram/ekor atau rata rata pertambahan berat badan 70 gram – 90 gram/ekor/minggu, sedangkan ayam kampung asli yang pertumbuhannya lebih lambat mengasilkan berat 500 gram/ekor dalam waktu 10 minggu atau rata rata pertambahan berat badan 50 gram/ekor/minggu, tetapi sebaliknya ayam kampung super ini kecepatan pertumbuhannya dibawah kecepatan pertumbuhan ayam broiller yaitu dengan waktu pemeliharaan 3 minggu menghasilkan 750 gram/ekor atau rata rata pertambahan berat badan 33,8 gram/ekor /hari dan kalau pemeliharaannya sampai umur 42 hari pertambahan berat badannya bisa mencapai 50 gram/ekor/hari. Ayam Kampung Super disamping merupakan peluang usaha baru yang sangat mengguntungkan juga permintaan daging ayam kampung super tersebut meningkat secara signifikan serta karkas yang dihasilkan tidak kalah dengan kualitas daging ayam kampung asli, karena memiliki karakteristik daging dan bentuk ayam kampung.

Usaha mandiri pemeliharaan ayam kampung super  dengan ramuan herbalini kami sengaja menerapkan tindakan untuk tidak menggunakan vaksin pabrikan yang bisa menimbulkan wabah penyakit ternak ayam dilingkungannya apabila dalam pelaksanaannya ada kesalahan tindakan, yang kami lakukan untuk menimbulkan kekebalan ternak ayam terhadap penyakit  yang sama khasiatnya dengan vaksin pabrikan adalah dengan meramu ramuan herbal sebagai kekebalan ternak ayam serta meramu ramuan herbal sebagai multivitamin penggemukan ternak ayam kampung super ini. Ramuan herbal yang kami gunakan berasal dari tanaman apotik hidup yaitu diantaranya kunyit, kencur, lengkuas, temulawak, mengkudu, tanaman lidah buaya, daun pepaya serta penambahan tetes dan EM4.Penanganan pemeliharaannya dengan penambahan Ramuan Herbal kekebalan  dan Ramuan Herbal  Penggemukan tujuannya untuk pencegahan penyakit dan mengoptimalkan pertumbuhanuntuk peningkatan produksi daging, hasil penambahan herbal tersebut tingkat kematiannya menjadi  1,3 %, yaitu dari 151 ekor DOC   (pembelian 100 ekor ada bonus 1 ekor) dipelihara selama 60 hari hanya ada kematian ayam 2 ekor saja, itupun terjadi saat DOC umur dibawah satu minggu.

PEMELIHARAAN

Pemeliharaan ayam kampung super tersebut dengan waktu panen yang relatif cepat Secara nyata mampu memperpendek masa pemeliharaan yaitu hanya 60 hari, Sehingga memberikan keuntungan karena efisiensi waktu, biaya, tenaga serta harga ayamnya setara dengan ayam kampung umur 90 hari. Harga jual panen ayam kampung super lebih tinggi dibandingkan dengan ayam Ras, harga ayam kampung super berkisar antara 20 ribu – 25 ribu.

Tata cara pemeliharaanAyam Kampung Super prinsipnya yaitu kandang kering, alas tidak basah dan lembab,sirkulasi cukup dan usahakan kandang dengan tipe postal/lantai semen, dan sanitasi lingkungan serta desinfektan peralatan, kandang sangat ketat. Pemberian pakan pagi dan sore disesuaikan sesuai kebutuhan umur ternak tiap minggunya bertambah. Kandungan protein minggu pertama sampai minggu kedua sebesar 20% karena memakai pakan starter BR1,sedangkan minggu minggu selanjutnya memakai pakan campuran tepung ikan, jagung dan bekatul yaitu dimulai pada minggu ketiga dan keempat dengan kandungan protein dalam pakan sebesar 19,44%  serta  kandungan energi metabolis sebesar 3087 kkal/kg. Pada minggu kelima sampai minggu kedelapan kandungan protein dalam pakan kita turunkan sehingga menjadi 16,99% serta kandungan energi metabolis sebesar 3031 kkal/kg.

  1. A.      Biaya Operasional
No Keterangan Harga Satuan Jumlah Unit Jumlah
1 Pembelian bibit Ayam kampung super Rp. 4.250 150 ekor Rp.    637.500
2 Pakan Rp. 4270 364  kg Rp. 1.554.280
3 Herbal kekebalan + Vitamin Herbal Rp. 25.000 Rp.      25.000
4 Biaya tenaga kerja

dan PeralatanRp.350.000 Rp.  350.000                Jumlah  Rp 2.566.780,-

 

 

  1. B.       Hasil

Pemeliharaan yang sudah dilakukan kematian dari 151 ekor (1 ekor bonus dari Penjual bibit)  mengalami kematian 2 ekor saja, maka pada saat panen jumlahnya 149 ekor dengan berat rata-rata 0,8 kg – 0,9 kg. Harga ayam terendah adalah Rp 20.000/ekor dan tertinggi 22.500/ekor

No Keterangan Harga Jumlah Jumlah Uang
1 Penjualan Ayam Rp 21.000

(harga rata rata)149  ekorRp    3.129.000      Jumlah  Rp    3.129.000

Keuntungan = Pemasukan – Pengeluaran
= Rp 3.129.000 – Rp.2.566.780,-
= Rp. 562.220,-

            Hasil usaha mandiri pemeliharaan ternak ayam kampung super sejumlah 150 ekor  sebesar  Rp 562.220,- , seandainya memelihara  500 ekor maka keuntungan yang didapat  adalah sebesar Rp 1.872.000,- per 60 hari, dengan catatan tatalaksana pemeliharaan sesuai petunjuk diatas.

Disusun oleh :

Junaidi Pangeran Saputra, Riyanto dan Rahmat Heri Priyoko (Mahasiswa STPP MAGELANG JURUSAN PENYULUHAN PETERNAKAN)

Tinggalkan komentar