BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK) PENUMBUHAN WIRAUSAHAWAN MUDA PERTANIAN (PWMP) STPP MAGELANG

Sektor pertanian saat ini  dihadapkan pada tantangan menurunnya minat para pemuda untuk bekerja pada sektor  pertanian. Pemuda di pedesaan  lebih memilih bekerja pada sektor informal di perkotaan, meskipun keterampilan yang dimiliki tidak memadai. Kondisi ini menyebabkan mengalirnya arus tenaga kerja perdesaan ke perkotaan. Sarjana pertanian pun sedikit yang memilih untuk bekerja di sektor pertanian.  Mereka banyak yang memilih bekerja di luar sektor pertanian. Rendahnya jumlah tenaga kerja terdidik yang bekerja di sektor pertanian dan dengan semakin terbukanya akses khususnya pendidikan sarjana pertanian, maka pemberian bekal kepada peserta didik dalam aspek teoritis maupun praktis secara proporsional penting dilakukan. Pendekatan teoritis atau konseptual kepada peserta didik untuk memberikan kesempatan mengembangkan daya nalar dan analisisnya memecahkan permasalahan atas fenomena yang ada. Pandangan praktis memberikan kemampuan kepada peserta didik untuk mengimplementasikan hasil daya nalar dan analisisnya secara riil dengan melakukan sesuatu yang nyata dan dirasakan masyarakat sekitarnya.

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut  dilakukan melalui penumbuhan wirausahawan muda di sektor pertanian. Melalui kegiatan ini peserta didik akan bertindak sebagai Agripreneur, diharapkan setelah menjadi tenaga terdidik pertanian akan menjadi pengusaha pertanian, sekaligus menjadi penggerak dan pencipta lapangan kerja di sektor pertanian.

Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) telah dicanangkan oleh Kementerian Pertanian sejak tahun 2016, PWMP tahun 2017 ini merupakan tahun kedua pelaksanaan. Program PWMP akan berlangsung selama tiga tahun lamanya, dibagi dalam beberapa tahapan yang terukur dan terkontrol pelaksanaannya. Tahun pertama masuk dalam tahap penyadaran dan penumbuhan. Tahap penyadaran meliputi persiapan, sosialisasi, seleksi, pembekalan berupa bimbingan teknis dan penyusunan rencana bisnis. Tahap penumbuhan, dimulai pelaksanaan wirausaha dan pendampingan.

Kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) PWMP dibuka oleh Ketua STPP Malang yang diwakili oleh Wakil Ketua 2 Bidang Akademik drh. Yudiani Rina Kusuma, MP. Dalam sambutannya mengatakan salah satu tujuan PWMP adalah menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan aktivitas kewirausahaan di bidang pertanian agar para lulusan Perguruan Tinggi Pertanian lebih menjadi pencipta lapangan kerja. Peserta Bimtek PWMP berasal dari STPP Magelang sebanyak 42 orang yang terdiri dari 36 orang peserta dari Semester IV dan 6 orang peserta dari SPMA H. Moenardi Uangaran. Biaya pelaksanaan Bimtek berasal dari DIPA STPP Magelang tahun 2017. Sedangkan pemateri adalah Dosen STPP Magelang, Narasumber dari Kementerian Pertanian dan Pengusaha bidang peternakan. Kegiatan  Bimtek PWMP dilaksanakan selama 4 (empat) hari, tanggal 25 – 28 April 2017 di STPP Magelang. Jl. Raya Kopeng Km7 Tegalrejo Magelang.

Materi yang disampaikan dalam Bimbingan Teknis terdiri dari16 materi yang disampaikan dalam 32 jam pelajaran. Materi antara lain Succes Story of Agriprenuer, Pertanian Modern, Penyusunan Ide Bisnis, Teknologi produksi dan Pengembangan Produk, Kemitraan dan Networking dalam Bisnis, Manajemen Resiko, Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen Produksi, Penyusunan Bussines Plan, Etika Berbisnis, Kewirausahaan, Kewirausahaan, Organisasi Kepemimpinan, Achievment Motivation, Strategi Bersaing dan Keberhasilan Usaha.

Hasil dari kegiatan Bimbingan Teknis ini akan berlanjut pada kegaitan magang di tempat usaha yang dapat dijadikan referensi bagi rencana kegiatan.

Tinggalkan komentar