Hijauan Pakan Ternak Alternatif Ternak Ruminansia Dengan Rumput Odot

24 Oktober 2018kunlesmana

Salah satu faktor penting dalam peningkatan produksi ternak ruminansia adalah bagaimana penyediaan hijauan pakan ternak yang berkualitas secara berkelanjutan. Pakan hijauan menjadi faktor ketergantungan terhadap ketersediaan pakan, hal ini dikarenakan pakan hijauan merupakan pakan utama untuk ternak ruminansia, sehingga harus tersedia dengan cukup baik dari segi kualitas maupun kuantitas menjadi sangat perlu untuk di perhatikan.

Rumput gajah kerdil diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menjamin ketersediaan hijauan. Rumput odot merupakan jenis rumput unggul dengan produktivitas dan nilai nutrisi yang cukup tinggi serta memilikipalatabilitas yang tinggi bagi ternak ruminansia.

 

Syarat Tumbuh Rumput Odot

Rumput Odot ( Pennisetum purpureum cv Mott ) memiliki beberapa keunggulan yaitu batangnya relatif pendek, pertumbuhannya reatif lebih cepat, lebih disukai oleh ruminansia, daunya hampir sama dengan rumput gajah, mudah beradaptasi dengan lahan, dalam satu rumpun dapat tumbuh sekitar 50-80 batang tanaman, dan yang penting tidak memerlukan perawatan yang khusus.

Kandungan nutrisi Rumput Odot ( Pennisetum purpureum cv Mott ) yang cukup baik.

  1. Kadar lemak daun 2,72%
  2. Kadar lemak batang 0,91%
  3. Cp daun 14,35%
  4. Cp batang 8,1%
  5. Digestibel daun 72,68%
  6. Digestibel batang 62,56%
  7. Protein kasar 14%

Saat ini rumput odot sedang digalakan untuk dikembangkan di Daerah Ngablak, untuk ternak sapi perah,   ternak sapi potong ternak domba dan kambing.

Rumput odot lebih cocok ditanam daerah basah atau tercukupi airnya,

Mendapat sinar matahari penuh, pekarangan perkebunan atau persawahan.

Struktur tanah tidak begitu ideal untuk pertumbuhan tanah banyak mengandung hara dan tidak terlalu kering dikarenakan suplay air yang kurang.

Awal yang baik untuk menanam rumput odot adalah awal musim penghujan, daerah pegunungan bisa dapat di tanam dengan segala musim dikarenakan cuaca lebih lembab untuk daerah pegunungan.

Kekurangan air membutuhkan tenaga extra karena bibit mudah mati.

Kualitas bibit yang tidak layak menyebabkan rumput mudah mati.

 

  

Bibit

Sebelum melaksanakan penanaman sebainya dilakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kandang dan lokasi tanam rumput odot. Perbanyakan tanaman bisa menggunakan split rumpun ataupun stek, Bibit rumput odot yang berasal dari stek, bibit tersebet dipotong kurang lebih 15 cm – 25 cm, di biarkan atau di rendam dalam air setalah tumbuh potong bibit tersebut minimal terdapat 2-3 mata tunas, selanjutnya dibenamkan didalam tanah, dengan posisi penanaman  miring atau malang.

 

Pola Tanam Rumput Odot

  1. Rumput odot dapat ditanam dengan pola tanam monokultur atau dalam area lahan pertanian hanya ditanami rumput odot saja.
  2. Tanaman rumput odot juga dapat ditanam sebagai tanaman sela untuk tanaman tinggi-tinggi atau tanaman perkebunan.
  3. Dapat juga tanaman rumput odot di kombinasikan dengan tanaman rumput lainnya karena tanaman rumput odot termasuk tanaman yang rendah.

Penanaman pada area galengan dapat digunakan sebagai tanaan penahan erosi lahan pertanian. Cara untuk mengganti tanaman yang ada adalah dengan cara merombak seluruh rumpun tanaman rumput yang telah ada atau pun melalui sedikit demi sedikit sehingga nantinya dapat tergantikan semuanya.

 

Jarak Tanam Rumput Odot

Guludan atau bedengan 60 cm – 80 cm dan tinggi 20 cm pada setiap gundukan ditanam bibit minimal 3 ruas dan 2 ruas ditanam di dalam tanah di tengah gundukan  jarak tanam dalam barisan 50  cm – 75 cm, jarak tanam antar barisan yaitu sekitar 75 cm hingga 150 cm.

Atau jarak tanam 25 x 25 cm, menjadi 50 cm x 1 m, 50 cm x 75 cm, kemudian di jarangkan ketika tanaman terlihat rimbun, tujuannya untuk mencegah gulma atau rumput liar,

Pemupukan Rumput Odot

Penggunaan pupuk kandang sebagai pupuk dasar yaitu membutuhkan pupuk kandang 3 ton per hektar lahan, serta apabila diperhatikan tanaman kurang tumbuh subur maka dapat menambahan rumput anorganik yaitu pada saat tanaman berumut 15 hari setelah tanam dengan menggunakan NPK 60kg/ha dan hasil dari fermentasi biogas juga dapar digunakan untuk pemupukan dapat berupa pupuk cair atau urin disemprotkan ke tanah.

 

Pemanenan Rumput Odot

Panen perdana biasanya dimulai pada usia 3-4 bulan, atau perkiraan panen rumput odot dapat setelah 70-80 hari setelah tanam, tergantung kesuburan tanah dan iklim, daerah dingin bisa lebih cepat dari pada daerah panas, panjang dan lebar daun lebih sempurna dari pada daerah panas. Penanaman didaerah panas terkadang kurang memuaskan karena daun lebih kecil  dan ukuran batang pun lebih kecil.

Tanaman ingin rimbun tetapi agak lama panennya, maka buang daun yang tua dan kuning coklat.   1 miggu muncul tunas baru.

Tanaman rumput odot sudah siap dipanen apabila batang sdh kokoh berisi, hijau tua, umur panen pada musim penghujan 35-45hari Pada musim kemarau 40-50 hari.

Cara memanen rumput yaitu dengan memotong rumput yang sejajar dengan tanah 5-10cm dari tanah. Namun di sarankan pemanenan pertama kali sete;ah 60 hari atau lebih.

(By/Ruri Ariadi, S.ST & Karunia Budhi Sedtiawan, S.ST)

 

Jl. Magelang – Kopeng KM.7 - Magelang, Jawa Tengah
Kotak Pos 152 , Kode Pos 56101
(0292) - 364188
(0293) – 313032
Jam layanan : Senin - Kamis, Jam 7.30 - 16.00 WIB
Jam layanan : Jumat, Jam 7.30 - 16.30 WIB
© Copyright 2024- POLBANGTANYOMA - All Rights Reserved
Translate »
chevron-down