Menu

Isi Rumen Diolah Bisa Jadi Apa Ya?

Pemanfaatan limbah peternakan dimasyarakat masih terbilang kurang, salah satunya yaitu isi rumen, rumen adalah bagian lambung sapi yang berisi pakan yang masih belum tercerna sehingga masih memiliki kandungan nutrisi serta mikroba yang tinggi, kita pasti sering melihat penyembelihan hewan ternak seperti acara kurban ataupun di RPH, masyarakat hanya mengambil dagingnya untuk diolah, sedangkan isi rumennya ? ya dibuang kan,padahal  limbah tersebut jika tidak diolah juga pasti akan menimbulkan bau, maka dari itu perlulah penerapan bioteknologi misalnya fermentasi, seperti praktikum yang dilaksanakan oleh mahasiswa POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN YOGYAKARTA – MAGELANG JURUSAN PETERNAKAN, praktikum tersebut dipimpin oleh bapak Mujiyono S.ST ,” Isi rumen jika diolah dengan benar bisa menyuplai sekitar 25 % sebagai tambahan bahan pakan ” tutur Mujiyono S. ST.

Lalu bagaimanakahcara pengolahannya ? Untuk membuat fermentasi tersebut diperlukan bahan-bahan seperti berikut :

  • Isi rumen
  • Dedak/konsentrat,
  • Molases/tetes
  • EM4

 

Kemudian untuk alatnya adalah :

  • Drum
  • Ember
  • Saringan
  • Karung
  • Timbangan

Kemudian bagaimanakah cara pembuatannya ? cara membuatnya adalah seperti berikut  :

  1. Peras isi rumen hingga pero/ hilang kadar airnya ( jika digenggam tidak hancur)
  2. Timbang isi rumen yang sudah diperas
  3. Timbang konsentrat
  4. Campurkan isi rumen dan konsentrat dengan perbandingan 7 : 3
  5. Campurkan molases dan EM 4 dengan perbandingan 10 : 1 dari 3% total isi rumen dan konsentrat
  6. Tambahkan campuran molases dan EM4 kedalam campuran isi rumen dan konsentrat
  7. Masukan campuran bahan tersebut kedalam plastik lalu ikat
  8. Kemudian simpan kedalam drum dan tutup dengan rapat

Fermentasi ini akan jadi pada hari ke-21 ditandai dengan aroma yang asam, fermentasi yang sudah jadi bisa bertahan hingga 2 tahun asal tidak terkena udara luar.

Lalu air bagaimana dengan air perasannya ?

Ternyata air peerasan isi rumen juga bisa diolah menjadi bio starter untuk fermenetasi lho, karena kandungan mikroba alami dalam rumen seperti protozoa, bakteri dan jamur cukup tinggi sehingga bisa membantu prses fermentasi, untuk pembuatannya dengan cara :

  1. Tambahkan 50 % kedalam air perasan isi rumen
  2. Lalu disimpan didalam drum kedap udara ( Anaerob )
  3. Dibuka setelah 7 hari

Bio-starter ini bisa digunakan untuk membuat pakan fermentasi seperti haylase, fermentasi jerami dan silase.

Nah seperti itulah beberapa cara mengolah limbah isi rumen yang bisa kita terapkan, semoga bisa bermanfaat.

SALAM DARI UJUNG KANDANG !!!

 

Chabib Muzdoffar/III D/Prodi : Teknologi Pakan Ternak

Tinggalkan komentar