“MAHASISWA SAHABAT PETANI” SUKSESKAN GP2T DAN KAWAL BANTUAN BENIH

3Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mulai tahun ini meluncurkan Gerakan Pemberdayaan Petani Terpadu (GP2T) melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendidikan.  Arah kebijakan dan program aksi kegitan ini antara lain : 1). optimalisasi peran penyuluhan dalam pendampingan  program swasembada pangan di tingkat BP3K dan WKPP; 2). peningkatan daya saing dan kinerja balai diklat; 3). revitalisasi STPP dan SMK-PP; 4). sertifikasi profesi pertanian; serta pemantapan sistem administrasi dan manajemen yang transparan dan akuntabel.

Secara umum gerakan tersebut selaras dengan program pemerintah melalui Kementerian Pertanian yakni Program UPSUS PJALE dan komoditas pangan strategis lannya. Untuk merealisasikan GP2T di tingkat lapangan kegiatan ini dikawal perguruan tinggi melalui mahasiswa/ alumni perguruan tinggi dan dosen. Tak terkecuali mahasiswa STPP Magelang dan Dosen ikut diturunkan ke lokasi untuk mensukseskan program aksi GP2T. Sebanyak 88 mahasiswa jurusan penyuluhan peternakan disebar di beberapa Kabupaten di daerah Jawa Tengah meliputi Kab Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara.

Peran utama perguruan tinggi dalam kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan kegiatan di tingkat BP3K, WKPP dan kelompok tani (Poktan) dan Gabungan kelompok tani (Gapoktan) melalui pelatihan dan pendidikan untuk menuju pertanian modern di Indonesia. Berbagai kegiatan yang akan didukung mahasiswa STPP Magelang dalam pelaksanaan GP2T antara lain :

  1. Pelatihan penyuluh di BP3K berupa diklat teknis bagi aparatur  penyuluh ( PNS/THL TB-PP), diklat teknis bagi non aparatur  bagi penyuluh swadaya
  2. Peningkatan kapasitas BP3K
  3. Pemberdayaan petani dan kelompok tani di sentra produksi pangan
  4. Pemberdayaan penyuluh swadaya
  5. Penumbuhan kelembagaan ekonomi khususnya di perdesaan
  6. Pemberdayaan P4S
  7. Pengembangan simluhtan (kelembagaan petani, kelembagaan penyuluhan, ketenagaan penyuluhan)

Salah satu kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa STPP Magelang di BP3K Kec puring Kabupaten Kebumen adalah pengawalan bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian. Pemberian bantuan benih padi dengan varietas Mekongga dan Ciherang ke kelompok tani diberikan dengan syarat petani mau menerapan sistim tanam jajar legowo yang didampingi PPL, mahasiswa dan Dosen STPP Magelang. BP3K Kecamatan Puring bersama mahasiswa dan Dosen STPP Magelang pada tahun ini telah mengawal  bantuan yang diberikan di 9 desa dari 23 desa yang ada di Kecamatan Puring yaitu : Purwosari, Arjowinangun, Kaleng, Purwoharjo, Kedaleman kulon, Sitiadi, Bumirejo, Madurejo, Sidobunder. Bantuan ini di lapangan dimanfaatkan oleh 16 kelompok tani / gapoktan dengan luas keseluruhan sawah 500 ha sebagai tempat percontohan sistim tanam jarwo untuk para petani. Diharapkan dengan lahan seluas ini akan dapat menggugah hati agar petani mau menerap sistem tanam Jajar Legowo terutama 2:1 yang sudah terbukti meningkatkan produksi padi.

 

Oleh : Ridha April Yanti Dewi

 

1 2

Tinggalkan komentar