Menu

Mahasiswa STPP Magelang dipercaya kelola dana BUMDes Rp. 100jt

Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP)  merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yang dirancang dalam upaya penyadaran, penumbuhan, pemandirian, dan pengembangan minat, keterampilan serta jiwa kewirausahaan generasi muda di bidang pertanian. Selain itu program ini juga dimaksudkan untuk mengembangkan peluang bisnis bagi lulusan sehingga mampu menjadi job-creator di sektor pertanian. Sedangkan bagi lembaga penyelenggara PWMP, program ini diharapkan bisa sebagai pusat pengembangan wirausahawan pertanian yang berbasis inovasi agribisnis. Dengan adanya program penumbuhan Wirausahaan Muda Pertanian (PWMP) ini mahasiswa memperoleh tambahan wawasan yang dapat langsung di terapkan di masyarakat.

 

 Mahasiswa STPP Magelang dalam hal ini memperoleh bimbingan dari kampus, sehingga mahasiswa dapat berkomunikasi dan berkonsultasi dalam kegiatan produksi dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pemberdayaan kali ini salah satu kelompok PWMP dari STPP Magelang melakukan bimbingan kepada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya, yaitu Kelompok Ayam Sehat Farm yang terdiri dari Rayndra Syahdan Mahmudin, Faizal Bayu Kusworo, Feri Kurniawan. Salah satunya yaitu Rayndra Syahdan Mahmudin berhasil memperoleh kepercayaan dari Pemerintah desa tempat tinggalnya untuk menjadi Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Losari Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang dengan penyertaan modal dari Desa sebesar 100 juta.

”Awalnya saya disuruh pembimbing PWMP saya ibu Nur prabewi untuk mengelola dana PWMP ditempat tinggal saya, ehhh.. ternyata saya malah dilirik oleh Pemerintah Desa saya untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa dengan pertimbangan  kemampuan yang saya miliki selama belajar wirausaha di STPP Magelang” Ujar Rayndra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah dikelola oleh Rayndra Syahdan Mahmudin ini baru berjalan dari tahun 2017 hingga sekarang dan telah membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat khususnya kalangan pemuda Desa Losari agar lebih gemar melakukan kegiatan di bidang wirausaha. Unit usaha yang sudah dikelola saat ini adalah Ayam Broiler, pertanian hidroponik, bank sampah, dan gallery lukisan kayu dan kaca.

                 Pada Bidang Pertanian hidroponik telah memberi wawasan yang baru bagi masyarakat, sehingga masyarakat sekitar sangat tertarik dengan pertanian hidroponik dan mau menerapkan system pertanian hidroponik guna mencukupi kebutuhan sayur mayur setiap harinya. Seiring dengan semakin meningkatnya minat masyarakat dan hasil produksi sayuran organik. Desa Losari juga dikenal dengan kampung hidroponik. Begitu juga dengan bank sampah yang dikelola oleh Rayndra Syahdan Mahmudin,  menunjukan  peningkatan yang sangat baik, seiring dengan berkurangnya jumlah sampah. Selain itu, program andalannya adalah PINTAR DENGAN SAMPAH yaitu suatu program bimbingan belajar kepada masyarakat khususnya anak-anak dengan menggunakan dana dari hasil penjualan sampah yang dibawa oleh anak-anak ketika bimbingan belajar. Program bimbingan belajar ini telah diikuti oleh siswa SD dan SMP sebanyak 63 orang yang terdiri dari seluruh dusun di Desa Losari. Dengan tenaga pengajar dari mahasiswa STPP Magelang sebanyak 6 orang yang terdiri dari  Feri Kurniawan, Faizal Bayu Kusworo, Rayndra Syahdan Mahmudin, Nadya Haqoh Aninta, Sagita Restu Ramadani, dan Wulan. Dengan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan siswa siswi Desa Losari Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang.(Rayndra)

Tinggalkan komentar