Penerimaan Pendampingan Mahasiswa oleh Bupati Semarang

Sesuai dengan arah pembangunan pertanian prioritas kegiatan di bidang pertanian adalah (1) Peningkatan Agroindustri, dan (2) Peningkatan Kedaulatan Pangan.  Peningkatan Kedaulatan Pangan adalah agenda dari Nawa Cita (Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor strategis ekonomi masyarakat). Untuk tetap meningkatkan dan memperkuat kedaulatan pangan, Produksi padi diutamakan untuk ditingkatkan dalam rangka swasembada sehingga kemandirian dapat tetap dijaga. Produksi kedelai diutamakan untuk mengamankan pasokan pengrajin tahu dan tempe dan kebutuhan konsumsi masyarakat. Produksi jagung ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan keragaman pangan dan pakan lokal. Produksi daging sapi untuk mengamankan konsumsi daging sapi di tingkat rumah tangga, demikian pula produksi gula dalam negeri ditargetkan untuk memenuhi konsumsi gula rumah tangga.  

Kegiatan pertanian melibatkan sumberdaya manusia yang cukup banyak serta sarana produksi dan permodalan yang cukup besar. Selain itu usaha produksi komoditas pertanian senantiasa memerlukan inovasi teknologi dan informasi mulai dari hulu sampai hilir. Sebagai wujud peran serta dukungan terhadap kebijakan Kementerian Pertanian, STPP Magelang menyelenggarakan pengawalan dan pendampingan program UPSUS Swasembada Pangan di sembilan kabupaten di Propinsi Jawa Tengah dan empat kabupaten di Propinsi DIY.

Khusus pengawalan dan pendampingan mahasiswa di Kabupaten Semarang  Jawa tengah diikuti oleh 30 orang mahasiswa STPP Magelang Jurusan Penyuluhan Peternakan yang didampingi oleh 3 orang dosen pendamping. Lokasi pendampingan di kabupaten semarang terdapat di Kecamatan Suruh, Kecamatan Bringin, dan Kecamatan Bancak. Kegiatan pendampingan di Kabupaten Semarang diawali dengan acara penyerahan mahasiswa yang dilakukan oleh Ketua STPP Magelang Ir. Ali Rachman, MSi yang diterima secara langsung oleh Bupati Semarang Dr. H. Mudjirin ES, Sp.OG di kantor Bupati Selasa, 10 April 2018. Turut hadir dalam acara serah terima kegiatan pendampingan mahasiswa di antaranya adalah Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Kepala Bidang Kesra Pemda Kabupaten Semarang, Koordinator Jabatan Fungsional Penyuluh Dinas Pertanian, dan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Suruh, Bringin, dan Bancak beserta staf karyawan Pemda Kabupaten Semarang.  Sambutan penyerahan mahasiswa dari Ketua STPP Magelang antara lain menitikberatkan pada harapan yang besar pada mahasiswa agar dapat betul-betul melakukan pengawalan Alsintan dan program UPSUS Swasembada Pangan dan membantu kegiatan khususnya di kantor Balai Penyuluhan Pertanian serta sekaligus ucapan terimakasih yang sebesar besarnya atas sambutan dan penerimaan yang baik dari pemerintah daerah Kabupaten Semarang. Sambutan penerimaan dari Bupati Semarang antara lain menitikberatkan kepada penjelasan dan diskripsi singkat potensi pertanian serta permasalahan distribusi maupun pemasaran hasil komoditas pertanian yang ada di Kabupaten Semarang. Setelah acara serah terima mahasiswa di ruang yang sama dilakukan koordinasi teknis pelaksanaan pendampingan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang.

 

Tujuan pengawalan dan pendampingan adalah untuk; (1) Meningkatkan koordinasi dan keterpaduan pelaksanaan peningkatan produksi padi, Jagung, kedele, bawang merah, aneka cabe, tebu, dan daging. (2) Mempercepat penerapan teknologi dan mekanisasi pertanian spesifik oleh petani dalam pengelolaan usaha tani. (3) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan usaha tani. (4) Menumbuhkembangkan kelembagaan petani. (5) Meningkatkan percepatan pelaporan kemajuan program UPSUS Swasembada Pangan.

Prioritas kegiatan pengawalan dan pendampingan adalah untuk optimalisasi pemanfatan alsintan dengan kegiatan antara lain; (1) Mengidentifikasi keberadaan dan pemanfatan alsintan di lapangan. (2) Mobilisasi pemanfaatan alsintan terutama untuk percepatan luas tambah tanam. (3) Mengidentifikasi penggunaan alsintan yang belum optimal untuk dilakukan relokasi. (4) Melakukan bimtek demonstrasi teknis pemanfaatan alsintan. (drh. Pramu)

Tinggalkan komentar