Polbangtan Magelang rapat evaluasi Program Pendampingan 2018

Semarang – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang menyelenggarakan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pendampingan 2018 di Semarang yang dimulai Kamis (13/9) malam hingga 15 September 2018 di Kota Semarang.

Polbangtan, dulu Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang, merupakan perguruan tinggi kedinasan yang ikut melaksanakan kegiatan pendampingan dan berkoordinasi dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM) di Jawa Tengah dan DIY.

Kegiatan pendampingan mahasiswa/alumni itu sendiri telah berlangsung selama 2 bulan pada 10 April-8 Juni 2018.

Program pendampingan yang dilaksanakan untuk mahasiswa dan alumni penting karena menjadi bagian dari upaya pencapaian target peningkatan produksi tujuh komoditas strategis, termasuk padi, jagung, dan kedelai (pajale).

Program tersebut segari dengan salah satu arah kebijakan pembangunan pertanian Kementerian Pertanian tahun 2015 – 2019, yakni mencapai kemandirian pangan dan berkelanjutan sekaligus ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh dosen pendamping dari Polbangtan Magelang dan PTM dari UGM dan UNS, yang memaparkan hasil kegiatan pendampingan di lapangan dalam pemanfaatan dan optimalisasi alat dan mesin pertanian (alsintan).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua STPP (Polbangtan) Magelang Ir. Ali Rachman, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyatakan,”Kegiatan pendampingan ini guna meningkatkan kecintaan generasi muda dalam dunia pertanian, juga untuk meningkatkan produktivitas komoditas (pajale).”

Program pendampingan ini juga untuk mendorong petani meningkatkan produksi, meningkatkan indeks pertanaman, dan memberikan pembelajaran mahasiswa dan alumni untuk mencintai pertanian.

Pemaparan hasil kegiatan selama masa pendampingan mahasiswa/alumni di masing-masing wilayah serta evaluasi untuk kegiatan pendampingan mendatang dimaksudkan agar dapat terlaksana secara optimal di seluruh wilayah indonesia. 2018.

Pendampingan dilaksanakan sampai di wilayah perbatasan, tepatnya Kecamatan Badau, Kalimantan Barat. untuk wilayah Jawa tengah dan DIY, dilaksanakan di 13 kabupaten yaitu Banjarnegara, Purbalingga,Kebumen, Semarang, Kendal, Boyolali, Sragen, Blora,Pati, Gunung Kidul, Bantul, Sleman, dan Kulon Progo. (Polbangtan/tantyanuar)

Tinggalkan komentar