STPP MAGELANG TERJUNKAN 88 MAHASISWA DAN 9 DOSEN DI LOKASI SENTRA PANGAN

1Dalam rangka mencapai ketahanan pangan, negara harus mandiri dan berdaulat dalam menentukan kebijakan pangannya sesuai dengan sumber daya yang dimilikinya. Sebagai upaya mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan tersebut, Kementerian Pertanian menjabarkan melalui kebijakan pembangunan pertanian dalam program “Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai“ dan komoditas pokok lainnya.

Program tersebut diharapkan dapat dicapai pada tahun 2017 dengan target produksitahun 2015 padi 73,4 juta ton atau peningkatan 2,21%, jagung 20 juta ton atau peningkatan 5,57%, dan kedelai 1,2 juta ton atau peningkatan 26,47%.

Dalam implementasi kegiatan tersebut, diperlukan tenaga pendamping yang energik untuk berpartisipasi aktif dalam membantu peningkatan kinerja penyuluh pertanian. Upaya tersebut patut didukung dengan implementasi secara nyata di lapangan dengan memberikan perhatian yang serius dari semua pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai komunitas masyarakat akademis, dalam hal ini adalah civitas akademika yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Dalam mensukseskan swasembada pangan, di lapangan mahasiswa diharapkan bersinergi dengan TNI dan tenaga pemantau/ supervisor.

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang sebagai Lembaga Tinggi Negeri5 Kedinasan dibawah Kementerian Pertanian memiliki kewajiban dalam mensukseskan Swasembada Pangan. Peran STPP Magelang ini diwujudkan dengan penerjunan mahasiswa ke lapangan di 6 kabupaten di Jawa Tengah. STPP Magelang program studi penyuluhan peternakan pada tahun 2016 ini memperoleh alokasi di 3 Kabupaten yakni Kebumen, Purworejo dan Banjarnegara. Pendampingan mahasiswa ini melibatkan 9 orang dosen dan 88 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Semester IV sebanyak 59 orang, mahasiswa semester VI sebanyak 28 orang. Kegiatan rencananya akan dilaksanakan selama 3 bulan dimulai bulan April 2016 hingga Juni 2016.

Diharapkan mahasiswa dapat membantu tugas pokok Penyuluh Pertanian sekaligus sebagai wahana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa sendiri. adapun tugas pokok pendampingan mahasiswa STPP Magelang antara lain : 1). Membantu penyuluh dalam pengawalan dan pendampingan Pelaksanaan UPSUS Pajale dan 8 komoditas, GP-PTT, POL, RJIT dan Pengujian Teknologi; 2). Membantu penyuluh dalam pengawalan dan pendampingan Pelaksanaan UPSUS Pajale dan komoditas pangan lainnya, GP-PTT, POL , RJIT dan Pengujian Teknologi: 3). Membantu penyuluh dalam pengembangan kelembagaan petani; 4). Membantu penyuluh dalam mengembangkan jejaring dan kemitraan dengan pelaku usaha; 5). Mengembangkan model pemberdayaan petani.

Oleh : Lutfan Makmun, S.ST, MP

10 9 78 63 4 2

Tinggalkan komentar