WORKSHOP HASIL PENDAMPINGAN DAN PENGAWALAN APBN-P 2017 KOMODITAS KEDELAI, HORTIKULTURA, PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN.

BADAN Penyuluhan Pertanian dan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) mengadakan kegiatan Workshop Hasil Pendampingan dan Pengawalan APBN-P 2017 Komoditas Kedelai, Hortikultura, Perkebunan Dan Peternakan sebagai bentuk rencana tindak lanjut monitoring dan evalusi (MonEv) program APBN-P 2017.

Workshop hasil Pendampingan Dan Pengawalan APBN-P 2017 dilaksanakan di Hotel Santika Yoyakarta pada  tanggal 5 desember s/d 8 desember 2107, kegiatan ini dihadiri oleh Bapak kepala Badan Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDMP) bapak Dr.Ir Momon Rusmono, MS., Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (KAPUSDIKTAN) bapak Drs. Gunawan Yulianto, M.Si., Ketua STPP Magelang, Ketua STPP GOWA, Ketua STPP Manokwari dan Ketua STPP Medan, juga turut hadir para Dekan Fakultas Pertanian Perguruan Tinggi Mitra dalam Program APBN-P 2017 serta para Pendamping berprestasi dari mahasiswa STPP dan Alumni Perguruan Tinggi Mitra.

Kegiatan Workshop dibuka secara resmi oleh bapak Kepala BPSDMP sekaligus memberikan arahan yang berisikan “ Lulusan pertanian (STPP dan Perguruan Tinggi Fakultas Pertanian) harus menjadi kader pertanian yang berjiwa wirausaha  (entrepreneur) guna mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia beliau berharap para mahasiswa/alumni dan generasi muda Indonesia dapat mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia seperti  yang telah di targetkan oleh bapak Menteri Pertanian. beliau juga memberikan penghargaan  berupa sertifikat kepada pendamping berprestasi sejumlah 46 pendamping dari 46 Perguruan Tinggi SE-Indinesia yang telah melaksanakan program Pendampingan dan Pengawalan APBN-P 2017. Setelah Penyampaian arahan dan poemberian penghargaan dari Bapak Kepala BPSDMP, Setiap Penguruan Tinggi sebagai pelaksana Program Pendampingan dan Pengawalan APBN-P 2017 diberi kesempatan untuk memaparkan hasil kegiatan Pendampingan dan Pengawalan APBN-P 2017. Adapun paparan tersebut berisikan Kegiatan selama Pendampingan, Kendala/permasalahan di lapangan, target CPCL (Calon Petani Calon Lahan) dan Target akseptor (ternak sapi yang  akan di IB/PKB/Sinkronisasi serta realisasi atau capaian dari target yang telah di canangkan oleh pemerintah.

Pemaparan hasil pendampingan berlangsung terus menerus hingga selesai pada hari ke-3 yang di akhiri oleh pemaparan dari Perguruan Tinggi Mitra Wilayah Koordinasi STPP Magelang dengan wilayah pendampingan Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Kegiatan workshop hasil pendampingan di tutup secar resmi Oleh Bapak Kepala Pusat Pendidikan Pertanian bapak Drs. Gunawan yulianto, M.Si dengan memberikan arahan dan evaluasi kepada seluruh peserta Workshop Hasil Pendampingan Dan Pengawalan APBN-P 2017. Salah satu pesan beliau kepada seluruh peserta workshop  “ Fakultas Pertanian diharapkan selalu menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP), begitu juga sebaliknya.”. (Diahulhak)

Tinggalkan komentar