Menu

Polbangtan YoMa Siap Sukseskan Gerakan Vaksinasi Covid-19

Plt Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) Dr Rajiman MP mengajak seluruh jajarannya menyukseskan gerakan vaksinasi Covid-19 pada 22 Februari 2021. “Jangan lupa patuhi pula protokol kesehatan,” tegasnya saat memimpin rapat daring sosialisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 gelombang 2 di Kabupaten Magelang, Jumat (19/2/2021).

Rajiman mewanti-wanti semua pegawai Polbangtan Kampus Magelang untuk menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, dan menjaga jarak antarsesama. “Yang tak kalah penting, sempatkan berolahraga meski hanya sebentar,” tuturnya.

Kabag Humas Polbangtan YoMa Hari Sudharto menambahkan, upaya pencegahan Covid-19 telah dilakukan sejak wabah itu mulai melanda tahun lalu. Nah, pada 2021 ini Polbangtan YoMa Kampus Magelang melanjutkan upaya tersebut dengan beragam kegiatan. Antara lain, penyemprotan disinfektan ruang kerja di  Gedung TEFA, pembagian vitamin untuk daya tahan tubuh pegawai, dan pemeriksaan rapid antigen seluruh karyawan. Selain itu memasang spanduk berkontek ajakan kepada masyarakat untuk sama-sama mencegah persebaran Covid-19. “Kami juga melakukan penyesuaian jam kerja dengan work from home (WFH) dan work from office (WFO). Serta penggunaan ruangan maksimal 50 persen dari kapasitas biasanya,” jelas Hari.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Polbangtan YoMa Jerry Sumampaow mengatakan, biaya pelaksanaan vaksinasi tahap 2 di Kabupaten Magelang bagi aparatur sipil negara (ASN) dan TNI/Polri ditanggung pemerintah. Tujuan vaksinasi tersebut adalah menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, serta menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi. “Vaksinasi tahap 1 khusus tenaga kesehatan. Dilanjutkan masyarakat usia 18-59 tahun,” jelasnya.

Bagi masyarakat usia 60 tahun ke atas, lanjut Jerry, vaksinasi akan dilakukan setelah mendapat informasi keamanan vaksin untuk kelompok umur tersebut. “Vaksinasi dapat dilakukan juga terhadap komorbid tertentu (sesuai rekomendasi ahli),” kata Jerry.

Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dalam beberapa tahapan. Dengan memepertimbangkan ketersediaan, waktu kedatangan dan profil keamanan vaksin. Pelayanan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta. Di antaranya, puskesmas, klinik, rumah sakit, atau kantor kesehatan pelabuhan.

Adapun vaksinasi Covid-19 tahap 2 di Kabupaten Magelang dilayani di 29 puskesmas, 4 rumah sakit, dan 17 klinik kesehatan.

Menurut Jerry, penentuan sasaran vaksinasi tahap II bagi lansia berdasarkan pendataan oleh BPJS Kesehatan atau Disdukcapil. Sedangkan pendataan sasaran petugas publik berdasarkan nama dan NIK melalui koordinasi antar institusi. Kebutuhan baksin dihitung berdasarkan proporsi target sasaran, cakupan vaksinasi tahap I, serta prioritas kelompok umur dan profesi.

Upaya pencegahan Covid-19 Polbangtan YoMa senada dengan imbauan Kepala BPPSDM Pertanian Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi MAgr. Sebagaimana arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo, kata Dedi, pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi penghalang untuk pemenuhan kebutuhan pangan seluruh warga negara. Oleh karena itu, Dedi mendorong seluruh jajarannya selalu mematuhi protokol kesehatan demi suksesnya program ketahanan pangan nasional.(*/yog)

Tinggalkan komentar