Menu

Sukses Fasilitasi Pelatihan Petani-Penyuluh, Polbangtan YoMa Jadi UPT Terfavorit

Kegiatan pelatihan petani dan penyuluh yang digelar oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) resmi ditutup, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan virtual tersebut diikuti lebih dari 1,5 juta peserta di seluruh Indonesia. Pelatihan dilaksanakan bertahap selama 6 hari dan dibagi menjadi 18 gelombang.

Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) yang menjadi fasilitator gelombang 11 terpilih sebagai unit pelaksana teknis (UPT) favorit.

Kesuksesan penyelenggaraan pelatihan petani dan penyuluh mendapat apresiasi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. “Kementerian Pertanian tidak akan berhenti meningkatkan kualitas, kemampuan, dan pengetahuan SDM-SDM pertanian. Pertanian Indonesia harus lebih baik,” ujarnya.

Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi menambahkan, kesuksesan pelatihan petani dan penyuluh kali ini akan dijadikan panutan untuk penyelenggaraan kegiatan pengembangan SDM pertanian selanjutnya. “Puji syukur kegiatan pelatihan petani dan penyuluh telah rampung. Terima kasih atas kerja keras seluruh panitia dan rekan-rekan unit kerja (UK) dan UPT,” ucapnya.

Dedi mengatakan, Kementerian Pertanian sangat bangga dengan kesuksesan penyelenggaraan kegiatan pelatihan petani dan penyuluh kali ini. Sehingga ke depan kegiatan tersebut akan menjadi role model, dengan evaluasi. Agar lebih baik lagi,” tutur Dedi saat memberi pengarahan saat apel pagi virtual, Senin (16/8/2021).

Menurutnya, kegiatan itu tidak akan berjalan dengan baik tanpa kontribusi dari UK/UPT sebagai fasilitator.

Selama pelaksanaan kegiatan, setiap UK/UPT di bawah koordinasi BPPSDMP bertanggung jawab memfasilitasi jalannya kegiatan. Tiap UK/UPT dituntut untuk membawakan acara secara baik, kreatif, dan meriah. Tak terkecuali Polbangtan YoMa.

Polbangtan YoMa mendapat mandat untuk memfasilitasi kegiatan pelatihan gelombang 11 pada Kamis (12/8/2021). Dengan peserta asal wilayah Jawa Tengah dan DIJ.

Polbangtan YoMa pun berusaha tampil maksimal. Sehingga pada saat kegiatan tak kurang 2.500 akun yang hadir secara virtual tidak merasa bosan dan bisa menyerap materi dengan baik. “Kami berusaha menyiapkan kegiatan dengan sangat baik. Dipandu oleh MC yang luwes dan pemateri yang interaktif. Selain itu, kami juga menyelenggarakan kuis-kuis kecil terkait materi pelatihan agar peserta tetap tertarik dan konsentrasi selama mengikuti pelatihan,” jelas Direktur Polbangtan YoMa Bambang Sudarmanto.

Berkat kreativitasnya, Polbangtan YoMa berhasil meraih penghargaan sebagai UPT terfavorit. Hal tersebut sekaligus diumumkan oleh kepala BPPSDMP saat apel pagi virtual.

Raihan ini merupakan salah satu indikator kesuksesan Polbangtan YoMa dalam penyelenggaraan kegiatan. “Terima kasih untuk seluruh tim yang terlibat, dinas pertanian dan BPP lingkup Jateng- DIJ. Serta 169 ribu petani dan penyuluh yang turut menyukseskan acara. Terima kasih atas seluruh upaya yang dilakukan mulai pendaftaran sampai pelaksanaan kegiatan. Sehingga kami dapat mencapai prestasi ini,” ungkap Bambang.

Tinggalkan komentar